Content

Tampilkan postingan dengan label Sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sukses. Tampilkan semua postingan

Membayar Harga Atas Kesuksesan.

24/07/11 0 respon
Dalam sebuah sesi pelatihan motivasi, Saya pernah menyampaikan sebuah pertanyaan sederhana berikut ini : "Apa harga yang harus kita bayar untuk sebuah kesuksesan?" Dari pertanyaan tersebut, Saya belajar hal baru.
Ratusan peserta hadir dalam seminar tersebut, sebagai pembicara, saya berikan pendekatan yang lebih interaktif dan melibatkan. beberapa peserta saya berikan kesempatan untuk mengemukakan pikirannya dan menjawab pertanyaan yang tadi saya ajukan. Jawabannya luar biasa, beragam, dan variatif. "Apa harga yang harus kita bayar untuk sebuah kesuksesan?", ada yang menjawab : belajar, kerja keras, ketekunan, mimpi, kejujuran, jaringan, berbuat baik, doa, upaya, keberanian, fokus, disiplin, pantang menyerah, inovatif, kreatif, rajin, mengambil hikmah, tidak mudah sakit hati, sistem, keteguhan, luar biasa beragam jawaban yang muncul. Namun yang menjadi perhatian saya justru hal yang lebih sederhana, bahwa sebenarnya, siapapun kita, sebenarnya sudah mengetahui jawaban dari "Apa harga yang harus kita bayar untuk sebuah kesuksesan?", bahkan bila misalnya ada 300-400 peserta dalam sebuah seminar dan kita berikan satu-persatu kesempatan untuk menjawab, kita akan mendapatkan 300-400 jawaban yang berbeda!
Nah, dengan fakta ini, kenapa minoritas orang kita yang benar-benar meraih dan menikmati kesuksesan tersebut? Karena mayoritas dari kita "tahu" harganya, namun tidak cukup ngotot untuk "mau" membayar harga tersebut, sehingga tidak ada upaya untuk melunasi, atau bahkan sekedar mulai mencicil harga dari kesuksesan yang menjadi dambaan dari setiap kita.
Mengubah pola pikir merupakan pondasi dasar untuk perubahan ini, sekedar tahu tidak akan membuat kita bergerak, namun jika kita mau dan bergerak merupakan sebuah proses yang mendekatkan kita kepada kesuksesan. Mari memilih, menjadi sekedar tahu, atau beranjak untuk mau, melakukan, dan meraih yang kita impikan. Level Up! Yourself!

with regards,

Faizal SurpluS MBA
Motivator | Pendiri SurpluS Institute
www.surplusinstitute.com
Baca selengkapnya »

Level Up! Memaknai Kesuksesan Berikutnya

23/07/11 0 respon

Setiap orang dilahirkan sukses, setiap orang ditakdirkan sukses.
Kita semua setuju dengan fakta ini. Anda, Saya, Kita semua dilahirkan dan ditakdirkan sukses.
Artinya bila pikiran, langkah, dan gerakan kita tidak berorientasi sukses, maka tentu saja kita ingkar dan membantah takdir sukses kita. Memahami kesuksesan ini, apa yang kita lakukan? berhenti, berleha-leha, dan menikmati sambil mengenang kesuksesan kita? Tidak! Karena yang perlu dilakukan adalah senantiasa meningkatkan diri, Level Up! Agar kita selalu meraih sukses berikutnya, sukses di tingkat yang lebih tinggi, sukses hari ini yang lebih dari sukses kemarin, dan sukses esok yang lebih baik dari sukses hari ini.
Penyikapan atas sukses ini sifatnya dinamis, seperti bila kita berada di dalam mobil dan terjebak di dalam kemacetan. Bila mobil kita berhenti, dan mobil di kanan kiri kta bergerak, apa yang kita rasakan? tepat sekali, rasanya seperti mobil kita berjalan mundur. Seperti itulah bila sukses tidak diupgrade, tidak di Level Up!, meski kita sebenarnya berhenti, jika lingkungan kita, kompetitor kita, bergerak lebih tangkas dan lebih cepat, dan kita diam saja, pada hakikatnya kita mengalami kemunduran,
Level Up! Yourself! Rancang hal besar, lakukan action nyata untuk mencapainya, sukses itu day-by-day yang dinamis dan progresif. Start it Now. We Can, Yes We Can.

with regards,

Faizal SurpluS MBA
Motivator | Pendiri SurpluS Institute
www.surplusinstitute.com
Baca selengkapnya »

Labels